|
GUBERNUR KALSEL RESMIKAN OPERASIONAL PLTD SEWA 20 MW DI TRISAKTI Sistem Kelistrikan Kalselteng akan mendapat suntikan daya listrik tambahan dari mesin PLTD sewa Trisakti yang baru saja diresmikan Gubernur Kalsel, Rudy Arifin, kemarin (5/3). Acara peresmian yang berlangsung di PLN Sektor Barito, dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel, Ketua DPRD dan Muspida Provinsi Kalsel, Walikota Banjarmasin, Ketua DPRD dan Muspida Kota Banjarmasin, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Mesin sewa yang berlokasi dikompleks PLTD Trisakti - Banjarmasin terdiri dari 9 unit mesin dengan kapasitas total 20 MW. PLTD sewa milik PT Adiquatro Elektrikindo Perkasa itu menggunakan bahan bakar MFO dan dikontrak selama 4 tahun oleh PLN. | Sistem | Uraian | Daya (MW) | Pembangkit | Lokasi | Operasi | | Kalselteng | Sewa PLTD (Tahap I) | 20 | PLTD MFO | Trisakti | Maret 2010 (5,7 MW di Januari 2010) | | Sewa PLTD (Tahap II) | 30 | PLTD MFO | Seberang Barito | April 2010 | | Sewa PLTD | 10 | PLTD HSD | Kapuas | Januari 2010 (Sudah operasi) | | Sewa PLTD | 10 | PLTD HSD | Kahayan | April 2010 |
Dalam laporannya, General Manager PLN Kalselteng – Wahidin Sitompul mengatakan program sewa mesin pembangkit listrik ini telah dicanangkan 2 tahun yang lalu untuk mengatasi krisis listrik di Kalselteng. Namun, baru dapat terealisasi tahun ini. “Dengan beroperasinya total 70 MW dari PLTD sewa maka insya Allah pemadaman yang diakibatkan oleh pembangkit tidak ada lagi, karena saat ini defisit daya listrik sekitar 60 MW. Kalaupun terjadi pemadaman itu dikarenakan gangguan yang tidak terencana seperti petir, pohon tumbang atau gangguan alam lain,” kata Wahidin Sitompul. Wahidin Sitompul juga menjelaskan tentang program pasang baru PLN. “Tahun 2010 ini, PLN membuka pasang baru sampai dengan 41 kVa. Tujuannya, agar apabila nanti PLTU Asam-Asam beroperasi pada Februari 2011, maka sudah ada bebannya,” lanjut Wahidin. Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan – Rudy Arifin mengapresiasi kerja keras bersama untuk mewujudkan kondisi listrik yang lebih baik di Kalsel. “Semoga kerja keras kita bersama menjadi amal ibadah,” kata Rudy. Rudy Arifin menambahkan, apa yang telah diupayakan selama ini untuk mengatasi krisis listrik di Kalimantan Selatan tidak lain adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kondisinya saat ini, listrik ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga kalau ada padam listrik 5 – 10 menit saja maka keluhannya sangat luar biasa. Masyarakat kita sangat mendambakan listrik agar tidak padam. Itu saja. Harapannya, Kalsel menjadi lebih terang dan lebih bercahaya” kata Rudy Arifin. Rencananya, bulan April 2010, PLTD sewa 30 MW yang berlokasi di Seberang Barito akan diresmikan pengoperasiannya. Sementara untuk mengatasi krisis listrik dibeberapa sistem kelistrikan isolated di wilayah Kalsel dan Kalteng, PLN juga telah melakukan sewa pembangkit dan pembangunan PLTU dengan prediksi jadual operasional sebagai berikut : | Sistem | Uraian | Daya (MW) | Pembangkit | Operasi | | Pangkalan Bun | IPP PLTU | 2 x 7 | PLTU Batubara | Juli 2010 | | Muara Teweh | Sewa PLTD | 3 | PLTD HSD | Maret 2010 | | Buntok | Sewa PLTD | 2 | PLTD HSD | Maret 2010 | | Puruk Cahu | Sewa PLTD | 2 | PLTD HSD | Maret 2010 | | Kuala Pembuang | Sewa PLTD (Pemda) | 1,5 | PLTD HSD | Maret 2010 | | Kuala Kurun | Sewa PLTD (Pemda) | 1,5 | PLTD HSD | Maret 2010 | | Nanga Bulik | Sewa PLTD (Pemda) | 1,5 | PLTD HSD | Maret 2010 | | Kotabaru | PLTU PLN (APBN) | 2 x 7 | PLTU Batubara | Agustus 2012 |
Proyek PLTU Asam-Asam unit 3 & 4 merupakan awal rangkaian dari program jangka panjang pembangunan pembangkit di Kalimantan untuk mendukung gagasan “Kalimantan sebagai Lumbung Energi”. Untuk merealisasikan hal itu, secara bertahap sampai dengan tahun 2018, akan dibangun pembangkit di Sistem Barito (Kalsel & Kalteng) sebanyak 27 unit dengan total daya 6.899 MW, Sistem Khatulistiwa (Kalbar) sebanyak 8 unit dengan total daya 575 MW dan Sistem Mahakam (Kaltim) sebanyak 6 unit dengan total daya 760 MW. Masih dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Selatan juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) PLN, dengan disaksikan Walikota Banjarmasin dan GM PLN Kalselteng. Bantuan berupa pemasangan atap dan lantai keramik serambi kepada Masjid Al-Mubarak yang berlokasi di Jalan Bina Karya Simpang Jagung - Banjarmasin senilai Rp. 42 juta. Disamping itu, juga diserahkan santunan dan uang pendidikan dari Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh (LAZIS) karyawan PLN Kalselteng senilai @ Rp. 150.000 kepada 100 orang anak yatim piatu dari Panti Asuhan Asri dan Panti Asuhan Sentosa Banjarmasin.*** |